Selasa, 10 Mei 2016

INDRA PENGLIHATAN DAN ALAT OPTIK

CAHAYA
Kamu tentu tidak asing dengan kata cahaya, karena cahaya sudah menjadi bagian dalam kehidupan kita sehari-hari. Apakah itu cahaya? Cahaya merupakan salah satu bentuk energi. Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik yang mengandung energi radiasi. Cahaya dipancarkan melalui benda-benda yang memiliki cahaya sendiri yang disebut dengan sumber cahaya.

A.    Pembentukan Cahaya pada Alat Optik
1.    Sifat-Sifat Cahaya
a.    Cahaya merambat lurus
Cahaya merambat menurut garis lurus jika melalui medium yang sama kerapatan optiknya.
b.    Cahaya dapat dipantulkan
·         Terjadinya pemantulan cahaya
Cahaya dapat dipantulkan jika mengenai suatu penghalang
Gambar 1. Cahaya dapat Dipantulkan
Sumber : http://ratnasari03pgsd.blogspot.co.id/2013/05/ipa-mengenal-cahaya.html

·         Hukum pemantulan cahaya
Hukum Snellius menyatakan bahwa :
-          Sinar datang, garis normal, dan sinar pantul terletak pada satu bidang datar
-          Sudut datang (i) = sudut pantul (r)
Gambar 2. Hukum Pemantulan Cahaya
Sumber : https://ardianaputria.wordpress.com/kelas-viii-8/cahaya/

·         Pemantulan baur dan pemantulan teratur
-          Pemantulan baur adalah pemantulan cahaya oleh permukaan yang tidak rata.
-          Pemantulan teratur adalah pemantulan cahaya oleh permukaan bidang pantul yang rata.
Gambar 3. Pemantulan Teratur dan Baur
Sumber:http://galihprayogahendaris410.blogspot.co.id/2014/03/pemantulan-cahaya.html

·         Proses penglihatan benda oleh mata
Mata melihata suatu benda jika terdapat cahaya yang dipantulkan oleh benda itu sampai di mata. Semakin banyak cahaya pantul dari suatu benda yang sampai pada mata, semakin jelas mata melihat benda tersebut. 
c.    Cahaya dapat dibiaskan
Cahaya yang merambat dari suatu medium ke medium yang lain berbeda kerapatan optiknya akan mengalami pembiasan atau pembelokan.
Gambar 4. Cahaya dapat Dibiaskan
Sumber : http://rumushitung.com/2013/03/12/pembiasan-cahaya-1/
Hukum Snellius menyatakan bahwa :
-     Sinar dating, garis normal, dan sinar bias terletak pada satu bidang datar
-       Hasil perbandingan proyeksi sinar datang dan proyeksi sinar bias pada bidang batas antara dua medium merupakan bilangan tetap yang dinamakan indeks bias relatif.
d.    Pemantulan sempurna
Pemantulan sempurna terjadi apabila :
-  Sinar datang dari medium optic lebih rapat ke medium optic yang kurang tepat
-   Sudut dating lebih besar dari pada sudut batas antara kedua medium


2.    Pembentukan Bayangan pada Cermin
Pernahkah terlintas dalam pikiranmu, mengapa cermin dapat menampilkan suatu bayangan benda dengan jelas? Ada dua jenis bayangan,  yaitu bayangan nyata dan maya. Bayangan nyata dapat ditangkap oleh layar,  sedangkan bayangan maya tidak dapat ditangkap oleh layar. Bayangan maya dapat ditangkap oleh mata. Akan tetapi, mata tidak dapat membedakan antara bayangan maya dan nyata.

a.    Pembentukan bayangan pada cermin datar
Cermin datar adalah cermin yang memiliki permukaan datar dan rata sehingga dapat memantulkan berkas cahaya yang datar secara teratur.
Sifat bayangan pada cermin datar adalah
·         Besar bayangan sama dengan besar benda
·         Jarak bayangan ke cermin sama dengan jarak benda ke cermin
·         Warna bayangan sama dengan warna benda
·          Benda dan bayangan simetris terhadap bidang cermin
·          Bayangan bersifat maya karena hasil dari pengumpulan terusan sinar pantul

b.    Pembentukan bayangan pada cermin cekung
Cermin cekung merupakan cermin lengkung berupa tempurung bola yang permukaan licinnya melengkung kedalam. Pusat bulatan yang membentuk bagian cermin disebut pusat kelengkungan. Garis yang melewati bagian tengah cermin dan pusat kelengkungan merupakan sumbu utama.
Cermin cekung bersifat mengumpulkan berkas cahaya atau konvergen untuk cahaya yang dating sejajar. Untuk menggambar bayangan yang terjadi pada cermin cekung dapat digunakan tiga sinar istimewa yang dating pada cermin cekung seperti berikut
1)    Sinar datang sejajar dengan sumbu utama akan dipantulkan menuju titik focus (F)
2)    Sinar datang melalui titik focus (F) akan dipantulkan sejajar sumbu utama
3)    Sinar datang melalui pusat kelengkungan akan dipantulkan kembali melalui titik pusat kelengkungan tersebut

Gambar 5. Sinar Istemewa Cermin Cekung
Sumber : http://mastugino.blogspot.co.id/2013/11/cahaya.html

c.    Pembentukan bayangan pada cermin cembung
Seperti dengan cermin cekung, cermin cembung juga memiliki sinar istimewa. Karena jarak focus dan pusat kelengkungan cermin cembung berada dibelakang cermin maka ketiga sinar istimewa pada cermin cembung tersebut sebagai berikut
1)    Sinar datang sejajar dengan sumbu utama akan dipantulkan seolah-olah berasal dari titik focus (F)
2)     Sinar datang menuju titik focus akan dipantulkan sejajar sumbu utama
3)    Sinar-sinar yang menuju titik pusat kelengkungan akan dipantulkan seolah-olah berasal dari titik pusat kelengkungan tersebut

Gambar 6. Sinar Istimewa Cermin Cembung

Sumber: http://fisikazone.com/pemantulan-cahaya-pada-cermin/istimewa-pada-cermin-cembung/

3.    Pembentukan Bayangan pada Lensa
Pembentukan bayangan pada lensa cembung dan cekung dilakukan melalui diagram sinar istimewa.
a.    Lensa cembung (konveks)
Lensa cembung adalah lensa bersifat mengumpulkan berkas cahaya yang jatuh padanya (konvergen)
Sinar-sinar istimewa pada lensa cembung
1)    Sinar datang sejajar sumbu utama, akan dibiaskan melalui titik focus di belakang lensa
2)     Sinar datang yang menuju titik focus di depan lensa akan dibiaskan sejajar sumbu utama
3)    Sinar datang melalui titik pusat optic lensa tidak mengalami pembiasan

Gambar 7. Sinar Istimewa Lensa Cembung

Sumber: https://prodiipa.wordpress.com/kelas-viii/kacamataku-penolongku/d-lensa/1-lensa-cembung/

b.     Lensa cekung (konkaf)
Lensa cekung adalah lensa yang bersifat menyebarkan berkas sinar yang jatuh padanya (divergen).
Sinar istimewa pada lensa cekung
1)    Sinar datang sejajar sumbu utama, akan dibiaskan seolah-olah berasal dari titik focus di depan lensa
2)    Sinar datang menuju titik focus di belakang lensa akan dibiaskan sejajar sumbu utama
3)    Sinar datang melalui titik pusat optic lensa tidak mengalami pembiasan

Gambar 8. Sinar Istimewa Lensa Cekung

Sumber: https://prodiipa.wordpress.com/kelas-viii/kacamataku- penolongku/d-lensa/2-lensa-cekung/


            Persamaan pada Lensa
                       
B.    Pemanfaatan Alat Optik dalam Kehidupan Sehari-hari
1.    Sistem Penglihatan pada Manusia
a.    Bagian-bagian mata
Organ penglihatan yang dimiliki oleh manusia adalah mata. Organ ini berbentuk bulat, tersususn atas beberapa bagian yang berbeda dan masing-masing bagian memiliki fungsi yang berbeda pula. Berikut adalah 12 Bagian Mata Manusia dan Fungsinya.




                             Gambar 9. Bagian-Bagian Mata

Sumber : https://prodiipa.wordpress.com/kelas-viii/kacamataku-penolongku/d-lensa/2-lensa-cekung/


·         Sklera
·         Koroid
·         Iris
·         Lensa
·         Pupil
·         Kornea
·         Aqueous humour
·         Vitreous humour
·         Retina
·         Fovea
·         Bintik buta
·         Saraf optik
b.    Gangguan pada indra penglihatan
·         Rabun dekat ( Hipermetropi )
·         Rabun jauh ( Miopi )
·         Presbiopi
·         Astigmatisme
2.    Pembentukan Bayangan pada Serangga
Apabila manusia hanya memiliki dua buah mata untuk melihat, serangga memiliki banyak sekali mata untuk melihat, sehingga mata serangga disebut dengan “mata majemuk”.
              Gambar 10. Pembentukan Bayangan Pada Serangga
Sumber : http://www.mikirbae.com/2016/01/pembentukan-bayangan-pada-mata-serangga.html

Masing-masing mata serangga tersebut disebut omatidium (jamak: omatidia). Masing-masing omatidium berfungsi sebagai reseptor penglihatan yang terpisah. Setiap omatidium terdiri atas beberapa bagian, di antaranya berikut ini.
a.    Lensa, permukaan depan lensa merupakan satu faset mata majemuk.
b.    Kerucut kristalin, yang tembus cahaya.
c.    Sel-sel penglihatan, yang peka terhadap adanya cahaya.
d.    Sel-sel yang mengandung pigmen, yang memisahkan omatidia dari omatidia di sekelilingnya.


C.   Alat Optik dalam Kehidupan Sehari-hari
Alat optic merupakan alat yang bekerja berdasarkan prinsip cahaya.
1.    Mata
2.     Lup
3.    Kamera
4.    Mikroskop
5.    Teropong
6.    Perisko




Mekanisme Melihat
                                                      Video 1. Mekanisme Melihat
                                Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=ij2uHYsDByQ


     Jika ingin lebih memahami tentang Indra Penglihatan dan Alat Optik kamu bisa melakukan latihan soal, berikut adalah langkah-langkahnya :
1. klik latihan soal
2. masukkan username : maribelajar (password : maribelajar11)
3. klik submit
4. klik started quizzes
5. klik take pada baris pertama di kolom started quizzes
6. klik start quiz
7. klik start quiz lagi
8. kerjakan soal dengan klik salah satu option pada soal pilihan ganda maupun true 
  false, dan ketikkan satu kata untuk menjawab soal isian singkat.
9. apabila anda tidak yakin dengan jawaban anda, anda dapat meng-klik "change
  answer"
10. setelah anda yakin dengan jawaban anda silahkan klik "submit quiz" lalu akan 
  muncul nilai anda
11. jangan lupa klik "logout of quizstar"

Apabila ingin latihan soal yang lain silahkan download


Daftar Pustaka
Djoko Arisworo, Yusa, dkk.2006.Ilmu Pengetahuan Alam.Jakarta:Grafindo.
Endrowahyono,S.Si dan Sandy Fahamsyah,S.Si.2008.SUPER Referensi Rumus Fisika &                      Matematika         SMP.Jakarta:Wahyumedia.









0 komentar: